Mei 28, 2024

Seputar Informasi Palembang

Press Release Tim Subdit IV Ditkrimsus Polda Sumsel Ungkap Kasus Penyimpangan BBM Subsidi Jenis Solar, Dua Orang Pelaku Berhasil di Amankan.

PALEMBANG, PALEMBANG ONE TV — Aksi kedua pelaku yang sedang melakukan pengisian secara berulang di SPBU 24.307 di jalan raya Tanjung Api api Kec. Talang Kelapa Kab. Banyuasin akhirnya Berhasil di hentikan oleh Tim Subdit IV Tipidter Polda Sumsel . Senin (08/01/2024).

Pada saat itu Tim Subdit IV Tipidter Melakukan penyelidikan lalu melihat pelaku Berinisial H C yang sedang melakukan pengisian secara berulang di SPBU 24.307.155 dijalan raya tanjung Api-api kecamatan talang kelapa kabupaten banyuasin.

Kemudian tim menghampiri pelaku inisial H C lalu ditemukan di dalam mobil yang dikendarai pelaku terdapat 1(satu) beby tedmod yang terhubung dengan tangki yang sudah dimodifikasi .

Kemudian pelaku a.n H C berikut karyawan SPBU inisial IZ di amankan, lalu pada saat diamankan pelaku an HC menerangkan jika dirinya bekerja melakukan pengisian BBM secara berulang disuruh oleh pelaku berinisial HD alias T dan Barcode pengisian BBM pelaku mendapatkan cara membeli dengan rekan sesama sopir, atas kejadian tersebut pelaku diamankan ke kantor Ditreskrimsus untuk proses lebih lanjut.

” Dan modus tersangka melakukan pengisian BBM jenis solar secara berulang atas perintah dari pelaku an HD alias T (dalam proses pengembangan) .

Untuk di ketahui modus operandinya adalah melakukan secara berulang tersangka inisial H C dengan menggunakan unit kendaraan mobil Box yang di dalamnya bermuatan Beby Tedmod ukuran+1000 liter yang terhubung ke tangki yang sudah dimodifikasi .

Tersangka H C melakukan pengisian BBM jenis solar yang secara berulang- ulang , atas perintah dari pelaku HD alias T dengan upah sebesar Rp 2500.000, -(dua ratus lima puluh ribu rupiah ) .

Setelah selesai melakukan pengisian se cara berulang tersangka HC biasanya menunggu perintah pelaku untuk memindahkan langsung kemobil lain.

“Tersangka I Z bekerja sebagai karyawan SPBU yang mana setiap tersangka I Z mendapatkan imbalan sebesar rp 20.000,-(dua puluh ribu rupiah) dalam 1(satu) kali pengisian tengki modifikasi sebanyak 100/ rit yang dicatat dan dibayar.

Pada saat selesai melakukan kegiatan pengisian pada hari itu Ditreskrimsus unit IV Tipidter polda sumsel amankan barang bukti.

Satu unit mobil box merk Mitsubishi Colt L300 warna Hitam no. Pol BG 1158 JO yang didalam berisi 1(satu) Beby Tedmod kapasitas 1000 Liter dengan jumlah yang telah di isi BBM jenis solar sebanyak 298 (dua ratus sembilan puluh delapan liter) 24(dua puluh empat) lembar kode Barcode MY Pertamina 1(satu) unit mesin pompa merk Transperpump. 2(dua) buah selang ukuran 2 panjang 2,5meter 1(satu) unit Headphone merk Realme 5 Pro. Nota catatan pengisian BBM jenis solar

Kedua tersangka yang saat ini mendekam di tahanan Polda Sumsel tersebut dijerat pasal 55 UU RI NO. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah pasal 40 angka 9 UU RI No 6 Tahun 2023 Tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah di pidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi RP 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah).

Kombes Narto bersama awak media langsung memeriksa mobil box yang digunakan pelaku yang sudah dimodifikasi yang didalamnya bermuatan Beby tedmod.

” Kabid humas Polda Sumsel kombes pol Narto
menghimbau, agar seluruh masyarakat Sumatera Selatan untuk membantu mengawasi adanya penyelewengan dan penyimpangan penyalahgunaan BBM bersubsidi ini, untuk melaporkan ke Polda Sumsel dan jajarannya.

Ini sangat merugikan masyarakat, Kapolda Sumsel Irjen Albertus Rachmat Wibowo memberikan perhatian khusus terhadap kasus penyimpangan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi ini. Tekad kami jajaran Polda Sumatera Selatan untuk menertibkan dan menindak tegas setiap penyelewengan,” tutupnya.